English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sabtu, 24 Desember 2011

Mengobati Kanker Otak Tanpa Operasi

Mengobati Kanker Otak Tanpa Operasi



DENGAN metode gamma knife, pengobatan kanker otak bisa dilakukan tanpa operasi, cukup dengan pancaran 200 sinar radiasi. Metode pengobatan ini juga lebih akurat serta minim risiko dan biaya.

Kehadirannya yang susah dideteksi, membuat penyakit ini susah diantisipasi secara dini. National Cancer Institute memperkirakan, setiap tahun ada sekitar 22.000 pasien baru kanker otak di seluruh dunia. Tingkat kematiannya juga cukup tinggi, yakni 13.000 kasus per tahun.

Berdasarkan definisinya, kanker otak adalah tumor ganas yang tumbuh di sel otak, baik berasal dari sel otak sendiri (
primary brain cancer) maupun dari organ lain yang menyebar ke otak (secondary ataumetastatic brain cancer). Tidak seperti jenis kanker lainnya, kanker otak jarang menyebar ke jaringan lain sehingga penggolongannya hanya didasarkan pada seberapa cepat pertumbuhan sel kanker.

Pembedahan adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker otak. Tujuannya untuk mengangkat sebanyak-banyaknya kanker dan meminimalkan sebisa mungkin peluang kehilangan fungsi otak. Operasi untuk membuka tulang tengkorak disebut kraniotomi, yang dilakukan dengan anestesi umum.

Namun, kini prosedur operasi kanker otak dapat dilakukan tanpa pisau bedah dan tidak membuka tulang tengkorak, yaitu dengan menggunakan teknologi radiasi sinar gamma (
gamma knife). Cara ini dapat menghancurkan sel-sel otak yang sakit, sementara menjaga selsel lainnya yang masih sehat. Dalam operasi ini, dipancarkan sebanyak 200 sinar radiasi yang difokuskan ke tumor atau target lainnya.

“Dengan menggunakan 
gamma knife, pengobatan kanker otak dapat lebih akurat, tanpa efek samping, serta mengurangi biaya dan waktu perawatan pasien,” terang Prof Dr dr Eka J Wahjoepramono SpBS, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (FK UPH) dalam acara temu media di Kampus UPH, Karawaci, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Menurut Eka, setiap pancaran sinar gammayang digunakan pada operasi ini mempunyai dampak kecil terhadap sel otak yang dilaluinya, namun memiliki dosis radiasi yang cukup besar pada lokasi target, di mana semua pancaran- pancaran sinar bertemu. Keakuratan 
gamma knife hampir tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang berada di sekitar target penyinaran.

Dalam beberapa kasus, hanya menyebabkan sedikit efek samping dibandingkan dengan perawatan radiasi biasa. “Sebelum operasi, program dalam mesinnya di-setting khusus terlebih dahulu, bergantung penyakit pasien, sehingga target penyinaran jelas dan tepat. Tidak ada efek samping yang signifikan usai operasi,” ujar dia.

Apalagi, lanjut dia, pasien tidak akan menerima perawatan lanjutan setelah operasi. Dengan demikian, beban biaya yang dikeluarkan pasien juga bisa lebih ditekan.

“Operasi bedah saraf konvensional umumnya lebih mahal karena pasien akan masuk ruang ICU usai operasi dalam beberapa bulan dalam rangka pemulihan. Dengan 
gamma knife tidak perlu, bisa langsung pulang,” tandas Eka.

Dampak dari operasi dengan menggunakan teknologi ini, kata Eka, dapat terlihat seiring dengan berjalannya waktu. Lesi atau tumor yang bersemayam pada otak pasien akan hancur atau mengecil secara berkala dan pada akhirnya akan menghilang atau tidak akan mengalami pertumbuhan.

”Umumnya, beberapa tahun kemudian bisa terlihat perubahan tumornya mengecil atau hilang. Secara berkala selalu dimonitor,” ujarnya.

Menurut Eka, teknik gamma knife mulai dikembangkan oleh Prof Lars Leksell dari Swedia sejak awal 1970-an. Sejak saat itu, metode ini mulai menjalar ke seluruh dunia dan menjadi alternatif pengobatan bagi kanker otak. Negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam sudah lebih dulu menikmati keandalan mesin modern ini.

Saat ini, edisi terbaru mesin 
gamma knife adalah Leksell Gamma Knife Perfexion yang diklaim sebagai yang tercanggih. Rencananya, Siloam Hospitals, Lippo Village, Karawaci, Tangerang, akan menghadirkan alat ini secara efektif mulai tahun depan. Alat senilai USD6 juta tersebut akan menjadi satu-satunya yang berada di Asia Tenggara.

Dr Lutfi Hendriansyah MD, spesialis bedah saraf di Siloam Hospitals, Lippo Village, Karawaci, Tangerang, mengatakan bahwa sejumlah tim dokter dan staf sudah disiapkan untuk dapat mengoperasikan alat ini.

Mereka, lanjut dia, sudah dibekali dengan serangkaian pembekalan dan pelatihan yang memadai oleh para dokter yang kompeten. Memang, kata Lutfi, tidak semua penyakit di otak dapat ditangani dengan mesin ini. Di antaranya yang bisa adalah tumor otak, kelainan pembuluh darah, dan yang sedang dikembangkan adalah pengobatan untuk epilepsi, parkinson, dan kelainan gerakan fungsional saraf. Untuk kanker otak pun, ujar dia, mesti memenuhi persyaratan tertentu.

”Di antaranya, volume besarnya tumor tidak lebih dari 30–40 cc serta bagaimana kondisi pasien itu sendiri,” ucapnya.

Berbicara soal biaya, dia mengungkapkan, operasi menggunakan Leksell Gamma Knife Perfexion ini menyedot dana berkisar antara USD10.000–USD12.000. Ini relatif murah dibandingkan mesin sejenis di negara tetangga.



Sumber: Okezone.com
Read More..

HP Murahan Beresiko Rusak Pendengaran?

HP Murahan Beresiko Rusak Pendengaran



MENDENGARKAN musik menjadi aktivitas menyenangkan, dimanapun dan kapanpun. Bila ingin memasang lantunan lagu, pastikan Anda menggunakan headphone berkualitas baik.

Ketika keadaan jalan raya sangat padat, banyak orang mengalihkan kekesalannya dari kemacetan dengan musik. Baik MP3 
player maupun iPod, keduanya mampu menyembuhkan rasa kesal lewat lantunan musik yang diputar. Namun waspada, volume suara yang diatur terlalu tinggi akan berdampak buruk pada pendengaran Anda.

Dahulu, tempat kerja yang bising disalahkan sebagai penyebab kerusakan telinga. Namun para peneliti di Michigan University, Amerika Serikat, menemukan bahwa suara dari MP3 player telah mengambil alih penyebab bahaya terbesar untuk pendengaran.

Pakar kesehatan pekerja menemukan, sembilan dari 10 orang yang menggunakan transportasi umum terpapar kebisingan berlebihan melalui musik keras yang mereka dengarkan, bukan dari keadaan sekitarnya. Ini bisa jadi karena 
headphone murah gagal untuk menutup telinga dengan baik, menyebabkan penumpang memperbesar volume suara untuk memblokir suara bising dari lingkungan sekitar.

"Mengejutkan bahwa dua dari tiga orang mendapatkan paparan kebisingan terbesar dari musik. Saya selalu memandang tempat kerja sebagai risiko utama terhadap paparan kebisingan. Namun, penelitian ini menekankan bahwa memfokuskan perhatian hanya pada tempat kerja ternyata tidak cukup, karena ada banyak paparan kebisingan dari tempat lain,” papar Profesor Rick Neitzel, salah seorang peneliti, seperti dikutip 
Dailymail, Sabtu (24/12/2011).

Prof Rick menambahkan, masalah tergolong serius karena dialami sembilan dari 10 orang. Memang tidak akan dikaitkan dengan sesuatu yang menyebabkan kanker atau penyakit kronis, tapi untuk beberapa alasan, kebisingan merupakan biang masalah pendengaran, salah satu organ penting manusia.

Peneliti mengamati paparan kebisingan pada 4.500 orang di New York yang menggunakan transportasi umum dengan berbagai profesi. Mereka kebanyakan menggunakan MP3 
player dan iPod selama perjalanan.

Para peneliti menemukan bahwa rata-rata pengguna angkutan umum di New York yang menghabiskan sekira 380 jam menggunakan bus dan kereta api, terkena tingkat kebisingan rata-rata 72-81 desibel.

Sebagai perbandingan, volume suara rata-rata ketika berbicara adalah 60 desibel, pada sudut jalan yang ramai adalah 80, gergaji listrik yang dioperasikan adalah 90 desibel, sedangkan bayi menangis adalah 115. Ambang batas untuk telinga sekira 125 desibel. Semakin sering telinga terpapar suara bising, maka semakin besar risiko terhadap gangguan pendengaran permanen.

"Banyak orang terpapar pada tingkat berbahaya. Sejumlah studi menunjukkan bahwa suara bising menyebabkan stres, gangguan tidur, dan penyakit jantung,” tutupnya.



Sumber: Okezone.com
Read More..

Tips Biar Akur Dengan Mertua

Tips Biar Akur Dengan Mertua



HUBUNGAN mertua dan menantu tidak selalu menjadi cerita buruk. Bila kebetulan Anda kurang akur dengan ibu mertua, pahami beberapa kiat untuk berdamai dengannya.

Berikut lima kiat bisa beradaptasi dengan ibu mertua, seperti dipaparkan Drs Arif Nurcahyo, MA, psikolog Polda Metro Jaya Jakarta:
Cukup diam saja
Jika ibu mertua memberikan komentar yang kurang ‘enak’ didengar telinga tentang berat badan, dekorasi atau kemampuan Anda, setujui saja dan mintalah masukannya. Saat sudah pergi tidak perlu mengikutinya, kecuali jika masukannya memang cukup masuk akal.
Jangan pernah mengritik anaknya
Meskipun merasa ada yang tidak cocok dengan pasangan atau saudaranya, jangan pernah mengritik anak-anaknya di depan mertua. Karena mertua akan merasa sakit hati jika salah satu anaknya ada yang dikritik, meski apapun yang terjadi dengan anaknya.
Seringlah menghubunginya
Buatlah kegiatan rutin setiap minggu untuk menghubunginya meskipun hanya lima menit saja. Hal yang terpenting untuk ditanyakan adalah bagaimana keadaan kesehatannya, kegiatan apa saja yang dilakukan dan kabar anaknya yang lain.
Buatlah kegiatan rutin bersama mertua
Kegiatan ini bisa dilakukan sebulan sekali misalnya pada minggu pertama tiap bulan, bisa dengan pergi bersama, menginap di rumah mertua bersama pasangan dan anak-anak atau sekadar belajar memasak bersama.
Jadilah seseorang yang berguna
Hal ini bukan berarti menjadi budak atau pembantu baginya dan siap untuk dipanggil 24 jam, tapi bisa dengan membantunya melakukan kegiatan sehari-hari. Meskipun hal kecil, misalnya merapikan buku-buku yang telah dibaca tapi jika dilakukan terus menerus akan menjadi sangat berarti. (Sumber: Tabloid Mom & Kiddie)


Sumber: okezone.com
Read More..

Kapan Waktu Cocok Buat Bilang "I Love You"

Kapan Waktu Cocok Buat Bilang "I Love You"



BAGAIMANA Anda tahu bahwa Anda jatuh cinta dengan pasangan dan ia tahu bahwa dirinya "The One" untuk Anda?". Pertanyaan tersebut mirip dengan kapan waktu tepat mengatakan cinta pada pasangan.

Simak jawabannya, seperti diulas Lifechanger:
Apa motif Anda?

Mengapa Anda siap untuk mengatakan "Aku mencintaimu"? Jangan katakan ungkapan tersebut kecuali jika Anda bersungguh-sungguh.

Jangan mengira bahwa kalimat "Aku cinta kamu" adalah sesuatu yang dapat Anda katakan ketika Anda hanya suka padanya atau berpikir bahwa hati Anda akhirnya akan mencintainya. Banyak orang yang "menyenangkan”, tapi masalahnya, cinta menunjukkan ikatan yang melampaui basa-basi.
Apakah ini cinta atau nafsu?

Sangat mudah untuk bingung membedakan keduanya. Jika Anda sangat bersemangat tentang gairah, itu mungkin nafsu. Ketika menyinggung hubungan yang serius, dalam jangka panjang, Anda akan membutuhkan lebih dari gairah.
Bagaimana perasaan si dia?

Apakah si dia punya emosional dan bergerak ke arah yang sama dengan Anda? Daripada cinta bertepuk sebelah tangan, Anda sebaiknya memastikan bahwa si dia juga ingin merangkai hubungan jangka panjang. Cari tahu statusnya dengan mantan kekasih.
Untuk si lambat

Jika Anda tipe orang yang lambat karena butuh waktu berbulan-bulan untuk mengenal lebih dalam calon pasangan, Anda mungkin perlu melakukan semacam penilaian yang berbeda. Tujuannya agar si dia tidak akan menunggu ajakan Anda untuk berkomitmen.

Jika yang Anda dapat berikan adalah waktu, tetapi bukan komitmen atau hati, Anda harus mengatakan hal tersebut. Jadi, Anda bisa bersikap adil yang tidak hanya untuk diri sendiri, juga kepada orang lain.



Sumber: http://lifestyle.okezone.com/
Read More..

Flags

free counters

Like This!